http://carapedia.com/model_pembelajaran_matematika_baik_info608.html
Matematika merupakan salah satu pengetahuan manusia yang paling
bermanfaat dalam kehidupan. Hampir setiap bagian dari hidup kita
mengandung matematika sehingga anak-anak membutuhkan pengalaman yang
tepat untuk bisa menghargai kenyataan bahwa matematika adalah penting
untuk masa depan mereka. Oleh karena itu model pembelajaran matematika
yang baik harus lah bisa membentuk logika berfikir bukan sekedar pandai
berhitung. Karena berhitung dapat dilakukan dengan alat bantu seperti
kalkulator, komputer, dll namun dalam menyelesaikan masalah perlu logika
berfikir dan analisis.
Matematika sendiri pada dasarnya mengajarkan logika berfikir
berdasarkan akal dan nalar. Namun, sifat umum matematika itu abstrak dan
tidak nyata karena terdiri atas simbol-simbol. Sehingga secara natural
model pembelajaran matematika yang baik adalah secara nyata dengan
melihat, merasakan, dan melakukan dengan tangan para siswa. Atau secara
konsep bisa diajarkan dengan cara dilihat, dipegang dan dimainkan,
digambar, diucapkan, lalu ditulis.
Model pembelajaran matematika sebaiknya dimulai dengan mengangkat
situasi dari kehidupan sehari hari yang kemudian disederhanakan dalam
bentuk soal cerita. Kemudian para siswa diminta memodelkan dengan model
mainan (bisa berupa balok, stik es krim, dll) atau model gambar sebelum
akhirnya membuat kalimat matematika. Proses ini harus dilakukan dalam
dua arah sehingga hasilnya akan optimal.
Diharapkan dengan diterapkannya model pembelajaran matematika yang baik
seperti konsep diatas tadi, siswa menjadi pandai menyelesaikan
permasalahan (menjadi problem solver) dimana tujuan ini dapat tercapai
bila prinsip pembelajaran matematika diterapkan secara 2 arah sehingga
siswa dapat benar-benar menguasai konsep-konsep matematika dengan baik.
Selain itu, siswa diharapkan pandai dalam berhitung dan mampu melakukan
perhitungan dengan benar dan tepat (karena cepat bukan tujuan utama
dari model pembelajaran matematika ini).

No comments:
Post a Comment